Arti Berhasil

APAKAH YANG DISEBUT BERHASIL ITU????

 

Kalau kita kaya, apakah itu sudah disebut berhasil?.Kalau kita sudah menjadi termansyur, misalnya saja sudah menjadi “ Head Line” surat – surat kabar ataupun “ Cover” depan dari majalah – majalah apakah itu sudah boleh disebut berhasil???

Sudah bertitel dua tatu tiga buah, sudahkah itu berhasil?? Memang tidak dapat disangka, hal – hal tersebut diatas adalah juga suatu keberhasilan. Tuhan juga tidak melarang kita menjadi kaya, termansyur, bertitel dan lain sebagainya.

Tetapi sekedar kaya saja, termansyur saja, dan lain sebagainya, pedoman hidup kita belumlah berhasil yang sesungguhnya!.

Ada sebuah perumpamaan tentang seorang yang kaya raya.Inilah ceritanya : Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah – limpah hasilnya.Ia bertanya dalam hatinya : “ apakah yang harus aku perbuat sebab aku tidak mempunyai tempat dimana aku dapat menyimpan hasil tanahku”.

Lalu katanya : inilah yang akan aku perbuat , aku akan merombak lumbung – lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan didalamnya segala gandum dan barang – barangku. Sesudah itu aku akan berkata pada jiwaku : Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun – tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang – senanglah.Dia merasa sangat bangga dan merasa dialah orang yang paling berhasil.

Tetapi jika Firman Allah begini “ Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah engkau sediakan dan untuk siapakah itu nanti??”.

Demikialah yang terjadi dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri.Jikalau dia tidak kaya di hadapan Tuhan.

Menurut standar dunia, orang kaya ini adalah orang yang berhasil atau sukses dan sering menjadi idaman dari banyak orang.

Tetapi yang sebenarnya orang inilah orang yang paling bodoh, sebab hanya mementingkan dirinya sendiri dan hanya mementingkan kehidupan di dunia ini saja.Dia tidak pernah memikirkan jiwanya.

“Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai gantinya?”.

Jadi yang disebut berhasil adalah : berhasil didunia ini dan juga berhasil mendapatkan hidup yang kekal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: